JAKARTA - Teknologi GPS (global positioning system) selu dapat diandalkan untuk mendeteksi posisi masyarakat di seluruh wilayah Bumi. Sayangnya, selama ini GPS belum dapat digunakan di dalam air.

Satelit yang selama ini digunakan untuk GPS memang mempunyai keterbatasan dalam masalah geografis. Ia tidak dapat digunakan jauh di dasar samudra. Hal itu menjadi masalah bagi underwater drone yang dirancang untuk melakukan navigasi di bawah laut.

Itulah sebabnya Badan Proyek Riset Lanjut Pertahanan AS (DARPA) telah mengumumkan proyek GPS yang dapat berfungsi di bawah air. Proyek ini diberi nama ‘Posydon’ (positioning system for deep ocean navigation).

"Dengan mengukur jarak mutlak menggunakan sinyal yang tersedia, platform bawah laut dapat mengukur posisi secara akurat," kata perwakilan DARPA.

Mengenai cara kerjanya, sistem Posydon akan menjadi semacam jaringan yang akan tersambung dengan sebuah pelampung elektronik. Dengannya, drone bawah laut dapat menentukan posisi mereka di lautan.

Para peneliti masih mengerjakan mengenai sinyal yang tepat untuk diaplikasikan di bawah laut. Sinyal ini diharapkan memiliki standar keamanan yang tinggi agar tidak mudah diretas. Demikian seperti dikutip dari Fast Company, Senin (13/6/2016).

From the blog

  • Selain Darat, GPS Bakal Berfungsi di Bawah Laut
    Selain Darat, GPS Bakal Berfungsi di Bawah Laut JAKARTA - Teknologi GPS (global positioning system) selu dapat diandalkan untuk mendeteksi posisi masyarakat di seluruh wilayah Bumi.…
    23/03/2016 - 10:18
  • Bagaimana Cara Kerja GPS?
    Bagaimana Cara Kerja GPS? Jakarta - GPS atau Global Positioning System mungkin termasuk salah satu fitur favorit pengguna smartphone. Berkat GPS, kita…
    13/07/2016 - 06:47

Contact Us

  • homePT. Global Pratama Solusindo
  • phone+62 856 9728 7690
  • mailinfo@gps-solusindo.com
  • mapJL Nurul Huda 1 No. 10 RT.002 RW . 015,
  •           Jaka Sampurna, Bekasi

Follow Us